Pijat Oksitosin dan Endorphine Massage Berpengaruh terhadap Jumlah Pengeluaran Darah pada Kala IV Persalinan Normal
Abstract
Perdarahan masih menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Perdarahan terjadi karena tidak efektifnya proses involusi uterus pada ibu postpartum. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi perdarahan postpartum dapat dilakukan dengan pemberian suntik oksitosin pada kala III dan juga dapat diberikan pijat oksitosin dan endorphine massage selama proses bersalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan endorphine massage terhadap jumlah pengeluaran darah pada kala IV persalinan normal yang dipijat oksitosin dan yang diberi endorphine massage. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment. Pengambilan sampel diambil dengan cara “purposive sampling”, alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cheklist dan observasi. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney U menunjukkan bahwa nilai p value didapatkan kelompok pijat oksitosin (p value =0,002), endorphine massage (p value =0,008), dengan nilai α = 0,05 (p<α) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna pada pijat oksitosin dan endorphine massage terhadap jumlah pengeluaran darah pada kala IV ibu bersalin normal.