Media Video dan Whatsapp Reminder terhadap Kepatuhan Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah

  • Nengah Runiari Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • I Dewa Made Ruspawan Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Denpasar
Keywords: remaja putri, tablet tambah darah, video, whatsapp reminder

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia mengalami peningkatan. Upaya pemerintah untuk mencegah anemia dengan pemberian tablet tambah darah. Di masa pandemi, dengan pembatasan sosial maka pemberian tablet darah tidak bisa dilaksanakan. Untuk meningkatkan pencapaian target pemberian tablet tambah darah diperlukan pendidikan kesehatan dengan media online. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video dan whatsApp reminder terhadap kepatuhan meminum tablet tambah darah remaja putri. Disain penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Postest with control group. Jumlah sampel 149 orang siswi kelas XI SMA 6 Denpasar Bali yang terdiri dari 75 orang kelompok perlakuan dan 74 orang kelompok kontrol. Pengambilan sampel dengan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner pengetahuan dan MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok perlakuan, sebelum pendidikan kesehatan, kepatuhan terbanyak pada katagori kepatuhan rendah (86.7%), sedangkan sesudah pendidikan kesehatan paling banyak pada katagori sedang (56%). Pada kelompok kontrol, sebelum pendidikan kesehatan terbanyak pada katagori kepatuhan rendah (94.7%) dan sesudah perlakuan, katagori kepatuhan terbanyak pada kepatuhan rendah (81.3%). Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan video dan whatsapp reminder terhadap kepatuhan minum tablet tambah darah (p=0.000). Selanjutnya disarankan  pendidikan kesehatan dapat menggunakan media video dan whatsapp reminder.